Rabu, 30 November 2011

Venesia


 Venesia merupakan satu-satunya kota indah di atas laut yang ada di dunia. Sebuah kota indah yang luas dan dikenal dengan sebutan ‘Kota Air’. Venesia terletak di Teluk Venesia, Semenanjung Italia. Kota yang dibangun di tengah laut ini sungguh menakjubkan. Pulau-pulau besar dan kecil yang mengapung di lautan dangkal di kota ini terhubungkan oleh jembatan-jembatan. Karena itulah, kota ini terdapat lebih dari 150 jalan air dan 400 jembatan. 

Tepat di tengah-tengah kota terdapat sebuah kanal besar yang disebut Grand Canal. Panjangnya mencapai 3,8 kilometer dan merupakan jalan utama di Venesia. Di sisi kanan dan kiri Grand Canal terdapat bangunan-bangunan indah yang memiliki nilai sejarah, seperti Katedral San Marco, Gereja Santa Maria de la Salute, dan juga Istana Ducale. 

Selain itu pun masih banyak bangunan-bangunan yang menghadap ke kanal. Di tengah Grand Canal terdapat jembatan besar yang dinamakan Ponte di Rialto. Jembatan ini memiliki atap dan banyak terdapat toko-toko kecil. Di pulau ini juga terdapat jalan, tapi sangat sempit dan berliku-liku seperti labirin. Karena Venesia tidak bisa dilalui mobil, sebagai gantinya penduduk di sana menggunakan jalan air untuk bepergian dan mengantarkan barang. 

Alat transportasi yang banyak digunakan oleh wisatawan adalah bus air, taksi air, atau gondola. Semua perahu gondola yang sangat dikenal wisatawan ternyata memiliki ukuran yang sama dan bisa mengangkut 6 penumpang. Warna di bagian luarnya pun sudah ditentukan, yaitu harus berwarna hitam. Pendayung gondola yang disebut ‘Gondolier’ sangat cekatan mengarahkan perahunya di jalan air yang sempit dan kecil. 

Di kota ini ada Perahu Patroli, Perahu Pos dan Perahu Pemadam Kebakaran. Dulunya Venesia merupakan sebuah Negara bernama Republik Venesia yang berdiri di akhir abad ke-7 dan tumbuh berkembang menjadi Negara yang makmur di bidang perdagangan. Saat itu pun banyak dibangun gedung-gedung megah yang masih ada hingga saat ini. Bangunan yang menjadi symbol kota Venesia adalah Katedral San Marco. 

Sebenarnya daratan Venesia dibangun di atas tanah berlumpur dengan menancapkan balok-balok kayu yang tak terhitung jumlahnya, yang kemudian dibangun fondasi kota di atasnya. Batu-batu disusun dan dibangunlah gedung-gedung. Dengan keadaan seperti ini, gedung-gedung dibangun dengan ketinggian yang sedikit lebih tinggi dari permukaan air. Hal inilah yang akan menjadi masalah jika air laut sedang pasang naik atau ketika turun hujan lebat, karena bisa saja Venesia kebanjiran. Jika air tanah meluap, maka lapisan tanah di kota ini pun tenggelam dan permukaan air laut akan semakin naik. Kota air nan indah ini sedang terancam tenggelam ke dalam lautan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar